Puisi Cinta Terbaru
Ini adalah Salah satu gubahan Puisi Cinta terbaru karya Nur Taufik yang sempat didokumentasikan.Ia adalah salah satu Mahasiswa Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy(UI) Sukorejo, Situbondo. Ia Pernah mendapatkan Penghargaan sebagai Pembaca Puisi terbaik sekabupaten Banyuwangi.
Dokumentasi PORSENI
Yang kubisa hanyalah…..
Yang kubisa hanyalah memelas mengiba-iba
Setelah seribu katayang kuselimuti bunga
Hanya angin yang kau biarkan sirna
Dan engkau terdiam tanpa ada sepatah kata
Yang kubisa hanyalah mengelus dada
Menunggu sambil menggerutu
sekian kali maafku
lampu merah masih menyala
Yang kubisa hanyalah berdoa
Ketika rindu membuncah
Sedangkan engkau tak mau tau
Membiarkanku teriris bayanganmu
Yang ku bias hanyalah pasrah
Kalau sudah tertulis akan sua
Pasti ada pelantara
Harus kuterima apa yang ditakdirkanya
Aku manusia yang tak bisa apa- apa
(14 11 08 23:55)
Malam jumat itu
Aku menemukan pelangi di malam hari
Saat kita bicara dalam konfrensi senda
Seakan malam itu, rembulan diam bersamaku
Ya Allah
Kalau engkau mengizinkan
Aku lanjutkan pada sebuah ikatan
Dimana aku akan satu atap denganya
Dan boleh menanam di kebunnya
(14 11 08 00: 10)
Jeritan Hati
Secercah harapan tertanam dalam hati
Ketika jasad tak mampu lagi menembus dinding kehidupan
Hembusan angin malam mulai gerogoti dan membungkus jiwaku
Yang terhanyut dalam mimpi
Untaian kata demi kata mulai merong-rongi otakku yang menyatu
Akan sebab kehancuran
Ya Tuhan,
Apakah hati ini akan selalu tertanam dan terseret dalam kenistaan …?
Ataukah mungkin hati ini akan selalu tergoda akan rayuan setan belaka …?
Maaf . . .! hati ini takkan pernah kubiarkan menjadi budak akan rayuanmu, karna
Hati ini bukan milikmu, bukan milik siapa-siapa, tapi milik tuhan, karna dialah
Kita ada dan mengenal akan hidup.
By: Irwan mutiar@


